"aku adalah Tuhan untuk kesedihanku sendiri


Portfolio / twitter
← old new →
- 20
Friday, 13 September 2013
Entah berantah, di kota ini, katamu, semua arloji bergerak ke kiri

Aku tersesat dimatamu
dunia entah berantah yang tak pernah dapat kuselami
sebab aku, telah tenggelam sempurna didalamnya

Dan, malam ini kukemas sepi
sebab rindu mau pergi pagi-pagi ke entah berantah tanpa tepi
aku meyakini sebagai negeri puisi

Bila malam ini berakhir
ingatkanku untuk mengabadikanmu sebagai negeri entah berantah
tempat dimana aku pernah tersesat


Labels:


blog by FTW